APAKAH ANDA MERASA SENDIRIAN DALAM MELAKUKAN PENGASUHAN TERHADAP ANAK SELAMA MASA PANDEMI INI TANPA DIBANTU SUAMI?

Boro-boro dibantu suami. Ditanyain saja juga enggak. “Mama atur aja ma….!” Itu kata yang selalu keluar dari mulut suami. Seolah-olah ini yang punya anak hanya istri seorang, pak suami mah tidak merasa. Semua dilimpahkan ke istri secara total. Mulai dari anak lahir hingga anak udah besar.

Akibatnya, istri lelah hayati. Belum lagi jika prinsip pengasuhan antara istri dan suami beda 180 derajat. Wah, makin berabe lagi itu. Kita udah capek-capek belajar ilmu parenting, dilarang konsumsi gadget berlebih, udah diet gadget, eh suami pulang kerja malah nawarin gadget ke anak secara sukarela. Bahkan dijadikan iming-iming agar anak mau interaksi dengan pak suami via gadget.

Udah pernah negur suami sih agar lebih terlibat di dalam pengasuhan, tapi dijawab dingin. Bahkan sampai perang urat syaraf endingnya. Sampai capek mulut ini mengingatkan. Udah berbusa-busa.

Kemudian muncul beberapa pertanyaan seperti ini

Dulu awalnya saya berpikiran linear seperti ini: jika ingin menerapkan ilmu parenting yang utuh, kudu geret suami dulu, jebak suami ikut parenting class, belajar bersama, diskusi bareng, taklukkan challenge bersama, dan hidup menjadi bahagia setelah itu.
Tapi ternyata, rencana tak semudah itu. Suami banyak alasan. Banyak kendala. Jadwal sibuk lah. Gak minat lah. Gak percaya lah sama ceramah-ceramah dan training-training. Puaaanjaang list alasannya. Ada 1001 alasan untuk menghindar.

Nah, oleh karena itu, mamah-mamah muda jangan patah arang. Jika kita tahu cluenya, ternyata ada cara-cara lain yang lebih ringkas dan efektif untuk memengaruhi suami agar terlibat dalam pengasuhan.

Apa itu? Jika diandaikan sebagai analogi sungai, untuk mendapatkan hasil yang terbaik di bagian akhir (hilir), maka kita perlu perbaiki terlebih dahulu bagian awalnya (hulu). Sebelum kita meminta sesuatu kepada suami, kita perlu berikan sesuatu yang mengejutkan dan mengagetkan kepadanya.

LALU APA SOLUSI KONKRITNYA PAK?

SILAHKAN IKUTI MENTORING ONLINE

HCR FOR COUPLES - MERAWAT CINTA

Di kelas ini, kita akan belajar tentang Prinsip-Prinsip Dasar dalam Merawat Cinta, sehingga diri kita jadi paham bagaimana cara-cara yang lebih memberdayakan ketika mengeksekusi wujud cinta dengan strong why yang sangat kuat. Kita juga akan belajar tentang Langkah-Langkah Kunci dalam Merawat Cinta, agar prinsip dasar disertai dengan langkah praktis yang mudah dan murah untuk dipraktikkan, namun memberikan dampak yang maksimal dalam membangun pasangan satu frekuensi.

Di kelas ini, kita akan melakukan inner journey ke diri dan pasangan kita, berdialog secara intim, dan belajar hal-hal berikut:​

BAYANGKAN...

Pasangan kita, selaku PLATINUM CUSTOMER kita, mendapatkan hal-hal tak terduga dari action yang kita lakukan. Semakin terkejut dan klepek-klepek dia, semakin mudah bagi kita mengarahkannya. Apalagi untuk membantu kita dalam melakukan pengasuhan terhadap anak. Itu jadi piece of cake banget Insya Allah karena ia keburu terpuaskan dengan pelayanan ala SULTAN yang telah dirancang dan dieksekusi oleh istri.

Di masa masih pandemi seperti ini, ini adalah moment yang paling tepat bagi kita untuk mengubah kondisi keluarga kita, relasi dengan pasangan kita menjadi lebih hangat, lebih greget, lebih menggelora. Kalau cinta di keluarga sudah kita rawat, maka pengasuhan anak atau parenting itu akan mengikuti dengan sendirinya. Anda akan sangat mudah mengarahkan suami.

TIDAK USAH BURU BURU DAFTAR DI KELAS INI SEBELUM ANDA BACA TESTIMONI PESERTA KELAS MERAWAT CINTA DI BAWAH INI

Kalau sudah selesai baca, langsung amankan seat nya ya. Tempat sengaja dibatasi agar kelasnya berjalan lebih focus dan eksplorasi bisa lebih dalam. Sebagaimana kelas Pak Ading, selalu ada challenge, #check-in #check-out #insight dan pemberian #feedback, dan pendampingan melekat sepenuh hati.

Jadi mengetahui sejauh mana kekurangan diri dimata pasangan. Jadi tau bagaimana pasangan memandang keluarga dari sudut pandangnya. Mendapatkan solusi bagaimana cara menyamakan frekuensi
Peserta Perempuan
Semarang
Alhamdulillah, lewat Merawat Cinta, saya jadi tahu bagaimana persepsi suami saya tentang saya. Dan saya juga bisa jujur, mengeluarkan uneg-uneg kepada suami. Terus lewat Merawat Cinta juga, saya jadi bisa mem-break down permasalahan-permasalah dalam rumah tangga kami serta mencari solusi. Saya jadi yakin bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya jika kita tau akar permasalahan yang utama.
Peserta Perempuan
Semarang
Dari proses belajar di kelas merawat cinta saya belajar tentang mengenal diri saya lebih dalam, dan juga tentang pasangan, saya menjadi lebih tau kiat apa saja yg harus saya lakukan untuk senantiasa menumbuhkan dan merawat cinta saya dengan pasangan, saya akan berusaha terapkan meskipun saya yakin tidaklah mudah tapi insyaallah prinsip memberi dg ikhlas dan kepasrahan niat karna Allah seperti yg bapak sampaikan semoga akan tetap saya pegang dan terus saya bangun demi kualitas pernikahan yg lebih baik dan agar anak saya tumbuh lebih optimal.
Peserta Perempuan
Semarang
Suami itu di urus, anak itu di bangun. Dari kelas merawat cinta saya dan suami di paksa dengan keterbatasan waktu mengeluarkan unek2 di hati yg selama ini susah di keluarkan, karena selalu menunggu moment yg pas saperti saat quality time, nyatanya dg 2 anak batita saya merasa sulit sekali mendapatkan quality time yg berkualitas. Dg ikut kelas ini saya tidak hanya mendapatkan couple time tapi juga ilmu yg berkualitas.
Peserta Perempuan
Tangerang
MasyaAllah Tabarakallah, ilmu langka dan MAHAL BANGET. InsyaAllah Suami & khususnya Saya Pribadi akan mendesign ulang peran Suami & Istri. Berasa belajar sosiologi, menemukan masalah sebenarnya, PWS dsb. Top Markotop
Peserta Perempuan
Tangerang
Memberi dengan ikhlas, memperhatikan pasangan, cinta itu kata kerja dan kita harus terus bekerja utk membuatnya cinta itu tetap merekah. "pillow talk" is a must.
Peserta Perempuan
Semarang
Meningkatkan komunikasi dengan pasangan, melayani dengan lebih tulus ikhlas, bekerjasama untuk mendidik dan merawat anak-anak, lebih perhatian dengan pasangan..
Peserta Laki laki
Semarang
Melalui workshop ini, kami menemukan akar masalah kebuntuan yang kadang membuat stress. dan saya juga lebih memahami keinginan istri saya.
Peserta Laki laki
Semarang
Merefresh kembali niat berumah tangga, menemukan cara utk terhubung kembali dg suami shg bs mendiskusikan visi misi keluarga kembali setelah bbrp bulan sering marah2 shg komunikasi terhambat, serta evaluasi diri dan memperbaiki diri khususnya dlm hal komunikasi dg suami. Happy parent will create happy children and lead to a happy family insyaAllah sampai jannah 🙂
Peserta Perempuan
Semarang

MARI BELAJAR BERSAMA SAYA

ADLIL UMARAT

Adlil Umarat yang akrab disapa Pak Ading, saat ini bekerja sebagai Childhood Optimizer Trainer. Ia membantu para orangtua muda untuk mampu mengoptimalkan masa kecil anaknya, melalui teknik komunikasi dan teknik bermain yang tepat dan praktis, meski durasi waktu interaksi orangtua dengan anak sangat terbatas.

INVESTASI

Kelas Merawat Cinta ini WAJIB di ikuti oleh Anda bersama pasangan. So, investasi berikut ini adalah investasi untuk Anda berdua bersama pasangan.

Paket Pasangan

RP860000
RP 429
000
  •  
SPECIAL

Dapatkan DISKON 50% dengan memasukkan KODE KUPON yang bisa Anda dapatkan dari affiliate kami

PENDAFTARAN DITUTUP DALAM:

Hari
Jam
Menit
Detik