Respon yang diberikan manusia dan hewan sangatlah berbeda. Hewan akan langsung bertindak untuk merespon stimulus yang diberikan lingkungan untuknya. Misalnya jika seekor harimau lapar, lalu dia melihat mangsanya yaitu seekor rusa, dia akan berusaha untuk menangkap rusa itu segera setelah stimulus berupa lapar itu dirasakannya. Berbeda dengan manusia, jika mendapatkan stimulus lapar, lalu dia melihat makanan berada di depannya, manusia akan menunda terlebih dahulu untuk merespon. Karena dia akan memikirkan terlebih dahulu apakah makanan itu boleh dimakan olehnya, atau makanan itu milik siapa, atau juga justru menunggu waktu yang tepat untuk makan. Lalu apa yang dimiliki manusia sehingga membedakan dirinya dengan hewan, dan  makhluk lainnya?

 

Menurut Ernst Cassirer, seorang filsuf Jerman, manusia memiliki sistem tunda. Sistem inilah yang membedakan manusia dari makhluk lainnya, yaitu manusia bisa menunda respon untuk suatu stimulus yang diterimanya. Sistem tunda ini juga disebut sebagai langkah take an off, yaitu memilih untuk mengambil jeda terlebih dahulu dalam rangka mencaritahu respon apa yang harus diberikan. Langkah ini sangat penting agar bisa merespon suatu hal secara tepat, karena jika hewan mendapatkan suatu stimulus, maka responnya akan bisa diprediksi, tetapi jika manusia mendapatkan suatu stimulus, akan muncul beragam respon. Sehingga take an off adalah langkah memanfaatkan potensi manusia, yang dibutuhkan agar manusia bisa merespon suatu stimulus dengan tepat.

 

Kesimpulannya, jika seorang manusia menghadapi suatu stimulus, lalu dia merespon secara reaktif dan responsif sehingga tidak memanfaatkan sistem tunda, dan enggan mengambil langkah take an off-nya terhadap stimulus itu, maka manusia tidak ada bedanya dengan hewan. Oleh karena itu, sebagai manusia yang bisa memanfaatkan potensi dalam diri, marilah mengambil langkah take an off saat menghadapi stimulus agar berbeda dengan hewan.

Seperti apa caranya? Anda bisa mempelajarinya di sinihttp://bit.ly/infoHCR